Revitalisasi Ekosistem Pesisir melalui Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Partisipasi Lokal dalam Penanaman Mangrove untuk Ketahanan Sosial-Ekologis di Kawasan Pesisir
Abstract
Kawasan pesisir Indonesia menghadapi tekanan ekologis akibat degradasi lingkungan dan perubahan iklim, salah satunya terlihat pada kerusakan hutan mangrove. Artikel ini membahas strategi revitalisasi ekosistem pesisir melalui pemberdayaan masyarakat berbasis partisipasi lokal di Kepulauan Tanakeke. Kegiatan pengabdian dilakukan melalui pelatihan, persemaian, dan penanaman mangrove jenis Rhizophora mucronata dan Avicennia marina pada lahan kritis. Metode partisipatif digunakan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat, yang dinilai melalui pendekatan kualitatif dan kuantitatif, seperti wawancara, observasi, serta pengukuran pertumbuhan bibit. Hasil menunjukkan keberhasilan penanaman dengan tingkat hidup bibit mencapai 86,5% serta peningkatan pemahaman ekologis warga dari 27% menjadi 91%. Keberhasilan ini berkontribusi pada ketahanan sosial-ekologis masyarakat pesisir dan membuka peluang pengembangan ekonomi berbasis lingkungan. Kegiatan ini membuktikan bahwa kolaborasi multi pihak dengan pendekatan berbasis kearifan lokal efektif untuk konservasi dan penguatan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan lingkungan berkelanjutan.



